Asisten Deputi Kemenko Pangan juga menyampaikan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan kesiapan petani dan kelompok tani melalui adanya' pendampingan intensif dan penyuluhan berkelanjutan. Dimana Pemerintah menargetkan kedepannya produktivitas bawang putih mencapai 20 ton per hektare.
“Kajian sudah dilakukan untuk mencari titik-titik air. Didukung BBWS dan PLN dan sektor lainnya, Saya optimistis, Samosir lebih siap. Saya lihat lahannya lebih rata dan subur,”ujar M.Saleh
Baca Juga:
PT.Bank Tabungan Negara ( Persero) Tanda Tangani MOU Dengan Pemkab Samosir dan OPD Terkait Akan Dorongan Pengembangan Pariwisata, UMKM, dan Layanan Publik
Di kegiatan peninjauan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa Pemkab Samosir siap guna melengkapi seluruh kebutuhan pendukung agar program tersebut berjalan sesuai rencana.
Bupati Samosir juga menyampaikan bahwa pengembangan sentra bawang putih kedepannya akan sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah.
"Kami siap dan mohon tetap didampingi untuk mewujudkan swasembada bawang putih. Ini juga menjadi komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan,”ucap Vandiko Gultom.
Baca Juga:
Perjuangan Keras dan Permainan Gesit dari Limbong FC Kandas Oleh Barca Samosir FC
[Redaktur Hadi Kurniawan]