SAMOSIR.WAHANWNEWS.CO - Hariara Pintu, Guna mewujudkan Kabupaten Samosir menjadi sentra bawang putih tingkat Nasional, Selasa (05/05/2026). Bupati Samosir Vandiko Gultom bersama tim Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, BRIN serta Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II lakukan kunjungan ke Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Kabupaten Samosir, Jum'at (08/04/2026)
Turut hadir dalam kegiatan Perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Marwansyah, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional Budi Kartina, Perwakilan Kementan RI Risda Sinaga, Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Kepala Bapperida Rajoki Simarmata, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kepala BPKAD Melva Siboro, Plt Kadis PU Rudimanto Limbong serta Camat Harian Hartopo
Baca Juga:
LKPJ Bupati Samosir Tahun Anggaran 2025 di Setujui DPRD Samosir
Adapun tujuan dari kunjungan lapangan guna meninjau kesiapan infrastruktur irigasi dan lahan tanam yang akan digunakan dalam pengembangan budidaya bawang putih di kabupaten Samosir. Adapun kegiatan Peninjauan dilakukan pada sejumlah titik yang diproyeksikan menjadi sumber air.
Dalam rencana Program tersebut, Pemerintah juga akan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk kajian teknis, serta dukungan PLN guna penyediaan listrik bagi pompa air. Dalam program juga akan ada Pembangunan jembatan di kawasan KPT dalam rencana pengembangan.
Adapun program yang akan dilaksanakan, Berdasarkan kondisi geografisnya, Kabupaten Samosir dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk pengembangan komoditas bawang putih. Dengan sinergitas bersama Pemerintah Pusat.
Baca Juga:
Upacara Peringatan Hardiknas di Kabupaten Samosir Dengan Nuansa Kearifan Lokal
Dimana akan ditargetkan penanaman bawang putih secara bertahap di lahan seluas 320 hektare. Dari luasan tersebut sekitar 20 hektare telah ditanami bersama kelompok tani di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo. Dan 300 hektare sisanya akan dikembangkan di kawasan KPT yang berada di Hariara Pintu.
Asisten Deputi Kemenko Pangan, M. Saleh dalam sambutanya menyampaikan bahwa kunjungan salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat akan rencana menjadikan Kabupaten Samosir sebagai sentra bawang putih nasional.
“Sebagai tindak lanjut, target kami pada akhir bulan Mei akan ditanam sebanyak 5 hektare. Kita harus konkret,”ujar M.Saleh.
Asisten Deputi Kemenko Pangan juga menyampaikan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan kesiapan petani dan kelompok tani melalui adanya' pendampingan intensif dan penyuluhan berkelanjutan. Dimana Pemerintah menargetkan kedepannya produktivitas bawang putih mencapai 20 ton per hektare.
“Kajian sudah dilakukan untuk mencari titik-titik air. Didukung BBWS dan PLN dan sektor lainnya, Saya optimistis, Samosir lebih siap. Saya lihat lahannya lebih rata dan subur,”ujar M.Saleh
Di kegiatan peninjauan tersebut Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan bahwa Pemkab Samosir siap guna melengkapi seluruh kebutuhan pendukung agar program tersebut berjalan sesuai rencana.
Bupati Samosir juga menyampaikan bahwa pengembangan sentra bawang putih kedepannya akan sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah.
"Kami siap dan mohon tetap didampingi untuk mewujudkan swasembada bawang putih. Ini juga menjadi komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan,”ucap Vandiko Gultom.
[Redaktur Hadi Kurniawan]