SAMOSIR.WAHANANEWS.CO, Tomok, Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Bupati Samosir Vandiko Gultom, Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon dan Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan lakukan Monitoring ke beberapa pelabuhan penyeberangan yang berada di kecamatan Simanindo. Selasa (17/03/2026)
Adapun tujuan kegiatan monitoring ke sejumlah Pelabuhan dalam rangka memastikan akan kesiapan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026, dan
kesiapan para personel serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Baca Juga:
Bupati Samosir di Acara HUT Ke-27 Kabupaten Toba, Ajak Para Pimpinan di Kawasan Danau Toba Agar Dapat Bersinergi Majukan Pariwisata
Monitoring yang dilaksanakan di pelabuhan penyeberangan Simanindo - Tiga ras, Penyeberangan dari Pelabuhan Ambarita - Ajibata, dan Pelabuhan penyebrangan Tomok - Ajibata. Selain melaksanakan monitoring dilakukan juga pemberian bingkisan pada petugas yang berada di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026.
Bupati Samosir Vandiko Gultom didampingi kadis perhubungan kabupaten Samosir di kegiatan monitoring di Pelabuhan Tomok - Ajibata menanyakan kepada perwakilan dari pihak perusahaan penyeberangan Kapal Ferry Tomok - Ajibata mengapa hingga saat ini belum menerapkan penjualan tiket secara Online
"Kenapa belum lakukan penjualan tiket online hingga saat ini, jika ada kendala segera disampaikan,jangan hanya janji janji mau buat penjulan tiket online, dimana menjelang Tahun baru 2026 kita kan sudah ingatkan,"ucap Vandiko Gultom.
Baca Juga:
Pemkab Samosir Mendapat Dukungan Pengembangan Kopi 1.900 Hektare dan Kakao 500 Hektare dari Kementerian Pertanian
Bupati Samosir juga menghimbau kepada para Nahkoda kapal tradisional agar memperhatikan akan alat keselamatan penumpang dan juga menjaga stamina para ABK, jangan ada yang terlibat Miras dan Narkoba.
"Tolong diperhatikan akan alat keselamatan penumpang dan jangan mempekerjakan anak anak, dan pelayanan pada wisatawan itu harus bagus dan ramah,"ujar Bupati Samosir.
Bupati Samosir juga meminta pada pihak Ksop agar benar benar mengawasi kelancaran transportasi danau toba, agar kiranya hal hal yang pernah terjadi sebelumnya jangan pernah terulang kembali, Dimana Pemerintah kabupaten Samosir sudah berupaya penuh agar Citra Pariwisata kabupaten Samosir dapat baik Dimata Nasional dan internasional.
"Kita dari Pemkab Samosir sudah berupaya penuh agar Pariwisata kabupaten Samosir dapat lebih dikenal baik tingkat nasional maupun internasional, jangan hanya gegara sedikit pariwisata kita jadi tak baik,"ujar Bupati Samosir.
Dan terkait akan adanya isu isu bahwa ada sebagian masyarakat yang tidak setuju dengan adanya penerapan tiket online penyeberangan Tomok - Ajibata, diharapakan agar pihak Manajemen dapat memberikan penjelasan pada masyarakat tersebut. Dan juga menjelaskan agar nantinya jangan ada kecemburuan dengan pihak penyeberangan Ferry lainnya yang ada di kabupaten Samosir.
"Kita harapkan agar pihak perusahaan dapat memberikan penjelasan pada masyarakat, terkait akan penjualan tiket penyeberangan secara Online,"ucap Bupati Samosir.
N.br Sirait salah satu staf perwakilan dari perusahaan penyeberangan Ferry Tomok - Ajibata menyampaikan akan mengikuti aturan dan peraturan dari pemerintah terkait akan penerapan penjualan tiket online, dan akan berupaya menjelaskan pada masyarakat terkait akan penerapan tiket online.
[Redaktur Hadi Kurniawan]