Seiring bertambahnya usia Kabupaten Samosir, Vandiko menekankan peningkatan kemampuan, meningkatkan profesionalisme aparatur serta kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu diharapkan saran, masukan, hingga kritik yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan guna mempertajam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh.
Bupati Samosir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewariskan Samosir yang lebih damai, maju, dan sejahtera kepada generasi mendatang, dengan menjaga lingkungan serta memperkuat kerukunan hidup di tengah keberagaman demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Baca Juga:
Syukuran HUT Kabupaten Samosir Ke-22 Tahun di Selenggarakan 2 Hari, yang Akan di Hibur Artis Papan Atas Ungu
Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Administrasi Umum H. Muhammad Suib Sitorus mengatakan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penuh makna untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat tekad melanjutkan pembangunan menuju masa depan yang lebih baik.
Lebih lanjut disampaikan bahwa semangat perjuangan Raja Sisingamangaraja XII sebagai simbol identitas dan jati diri masyarakat Batak harus menjadi semboyan untuk terus melangkah maju. Menghargai para tokoh pemerintahan awal yang telah meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Samosir.
Lebih lanjut disampaikan bahwa "Sesuai dengan tema Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22, “Samosir Rumah Kita”, sejalan dengan motto Kabupaten Samosir satahi saoloan yang menekankan satu kehendak dan satu kesepakatan dalam semangat persatuan dan gotong royong
Baca Juga:
Kabupaten Samosir Satu satunya Asal Propinsi Sumut Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih
"Dalam rumah besar bernama Samosir ini, tidak ada yang berjalan sendiri. Semua harus bersatu demi kemajuan daerah,"ucap Asisten Administrasi Umum H. Muhammad Suib Sitorus mewakili Gubsu
Selanjutnya Muhammad Suib juga menyoroti karakter masyarakat Samosir yang didominasi Batak Toba dengan falsafah dalihan natolu, yang menjunjung tinggi gotong royong dan kehidupan sosial berbasis kekeluargaan sebagai kekuatan dalam menjaga harmoni dan persatuan. Sebagai bagian utama Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, Kabupaten Samosir dinilai memiliki peluang besar untuk terus tumbuh melalui penguatan infrastruktur, promosi internasional, serta pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mengapresiasi berbagai capaian Kabupaten Samosir, di antaranya program permodalan UMKM dengan bunga nol persen, pengembangan sektor pertanian, pemberian beasiswa, pembentukan koperasi desa, penanganan eceng gondok dan pengelolaan sampah, hingga dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah maju pelayanan publik berbasis teknologi turut mendapat apresiasi, dengan penekanan bahwa pembangunan harus berjalan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.