"Justru perlu dilakukan pengawasan dan penindakan secara maksimal terhadap setiap jaringan yang membawa dan mengedarkan narkotika ke wilayah Samosir," katanya.
Kapolres bahkan menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap personel Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Baca Juga:
Brigadir EWS Tewas, 5 Anggota Polri Jadi Tersangka
"Jangan sekali-kali bermain-main dengan narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar maupun terlibat dalam jaringan peredarannya. Hal ini berlaku bagi seluruh personel, baik Bintara maupun Perwira. Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkotika," tegas AKBP Rina.
Kapolres Samosir meminta Kasat Resnarkoba menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tidak sampai terjadi kondisi di mana anggota kepolisian yang seharusnya memberantas narkotika justru terlibat dalam jaringan peredarannya.
"Jangan sampai kita yang seharusnya memberantas narkotika justru terlibat di dalamnya," sambungnya.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi, Kapolres Samosir Ajak Insan Pers Lawan Hoaks Lewat Informasi Akurat
Selain persoalan narkotika, Kapolres juga meminta pejabat baru menunjukkan kinerja nyata melalui pelaksanaan tugas yang terukur, profesional dan bertanggung jawab.
Keduanya juga diharapkan mendukung serta menindaklanjuti program prioritas Kapolda Sumatera Utara dalam pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polres Samosir.
"Kita tunjukkan kinerja nyata melalui pelaksanaan tugas yang terukur dan bertanggung jawab," pesan Kapolres.