SAMOSIR.WAHANANEWS.CO -Pangururan, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan,bertindak sebagai inspektur upacara di upacara pelantikan 2 (dua) pejabat di lingkungan Polres Samosir. Kapolres Samosir di kegiatan melantik KOMPOL Manumpak Hatorangan Sitorus, yang akan menjabat sebagai Wakapolres Samosir dan IPTU Boy Alexander Hutasoit, sebagai Kasat Resnarkoba Polres Samosir. Selasa (11/08/2026)
Kapolres Samosir menyampaikan bahwa
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolda Sumatera Utara untuk Nomor: KEP/991/VIII/2026 tanggal 6 Agustus 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan/Mutasi Personel Polri di Lingkungan Polda Sumut serta Keputusan Kapolres Samosir Nomor: KEP/36/VIII/2026 tanggal 10 Agustus 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polres Samosir.
Baca Juga:
Brigadir EWS Tewas, 5 Anggota Polri Jadi Tersangka
Upacara turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Samosir, para perwira, Kapolsek jajaran, personel Polres Samosir dan Polsek jajaran, pengurus Bhayangkari Cabang Samosir serta Rohaniawan.
Dalam amanatnya, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menyampaikan ucapan selamat datang kepada kedua pejabat baru sekaligus meminta agar segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah dan dinamika tugas di Kabupaten Samosir.
Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi, Kapolres Samosir Ajak Insan Pers Lawan Hoaks Lewat Informasi Akurat
"Saya berharap rekan-rekan dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah serta dinamika tugas di Polres Samosir," ujar Kapolres.
Kapolres juga menekankan pentingnya membangun rasa kekeluargaan, kebersamaan dan soliditas di antara seluruh personel. Menurutnya, kekeluargaan dalam institusi kepolisian harus tetap berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan. "Kekeluargaan bukan berarti mengabaikan aturan, tetapi bagaimana kita dapat saling membantu, mengingatkan dan memberikan solusi ketika ada permasalahan," tegasnya.
Khusus kepada Kasat Resnarkoba yang baru, Kapolres memberikan penekanan terkait upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Samosir. Ia menyebutkan, Samosir bukan merupakan wilayah produsen narkotika sehingga barang terlarang tersebut pada umumnya berasal dari luar wilayah. Namun kondisi itu, kata Kapolres, tidak boleh menjadi alasan bagi aparat untuk lengah.
"Justru perlu dilakukan pengawasan dan penindakan secara maksimal terhadap setiap jaringan yang membawa dan mengedarkan narkotika ke wilayah Samosir," katanya.
Kapolres bahkan menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap personel Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
"Jangan sekali-kali bermain-main dengan narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar maupun terlibat dalam jaringan peredarannya. Hal ini berlaku bagi seluruh personel, baik Bintara maupun Perwira. Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkotika," tegas AKBP Rina.
Kapolres Samosir meminta Kasat Resnarkoba menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tidak sampai terjadi kondisi di mana anggota kepolisian yang seharusnya memberantas narkotika justru terlibat dalam jaringan peredarannya.
"Jangan sampai kita yang seharusnya memberantas narkotika justru terlibat di dalamnya," sambungnya.
Selain persoalan narkotika, Kapolres juga meminta pejabat baru menunjukkan kinerja nyata melalui pelaksanaan tugas yang terukur, profesional dan bertanggung jawab.
Keduanya juga diharapkan mendukung serta menindaklanjuti program prioritas Kapolda Sumatera Utara dalam pelaksanaan tugas di wilayah hukum Polres Samosir.
"Kita tunjukkan kinerja nyata melalui pelaksanaan tugas yang terukur dan bertanggung jawab," pesan Kapolres.
Kepada Ibu Wakapolres Samosir yang sekaligus dipercaya sebagai Pj. Ketua Bhayangkari Cabang Samosir, Kapolres berharap dapat membangun komunikasi dan kebersamaan dengan seluruh anggota Bhayangkari serta mendukung kegiatan organisasi dan keharmonisan keluarga besar Polres Samosir.
"Segera beradaptasi, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berikan yang terbaik bagi organisasi dan masyarakat. Tetaplah berbuat baik, jaga integritas, cintai pekerjaan yang kita jalankan dan jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," ujar AKBP Rina.
[Redaktur Hadi Kurniawan]