"Setiap Tahun Sanggar Seni Sinondang lakukan kegiatan ini, dan kita sebagai orang tua dan masyarakat sangat mendukung, Dimana kegiatan ini guna mengingatkan para generasi muda agar semakin mencintai budaya nenek moyang nya,"ucap Jansen Sihaloho.
Jansen Sihaloho perwakilan tokoh masyarakat dan pemilik lahan pantai Langat memberikan kata sambutan
Baca Juga:
Bupati Samosir Pertanyakan,Mengapa Belum Menjual Tiket Online Penyeberangan Tomok - Ajibata
Fonti Pareza salah satu tim juri dari Propinsi Sumatera Utara didampingi para juri yang juga juara juara Fashion dalam peragaan busana Ulos menyampaikan sangat mengapresiasi akan kegiatan yang dilaksanakan Sanggar seni Marsinondang di kabupaten Samosir.Dimana kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka melestarikan budaya.dimana kedepannya para generasi muda yang ada di Sumut, khusunya yang ada di Samosir semakin mencintai akan budaya daerahnya.
"Kita punya harapan agar kiranya lomba lomba seperti ini dilaksanakan di Sumatera Utara (Sumut) khususnya di kabupaten Samosir, dimana kita punya banyak ethis dan budaya yang berbeda,"ucap Fonti
Fonti Pareza (tengah) Juri lomba bersama Tim juri lainya
Baca Juga:
Pemkab Samosir Mendapat Dukungan Pengembangan Kopi 1.900 Hektare dan Kakao 500 Hektare dari Kementerian Pertanian
Gabe Panggabean salah satu pemilik usaha "Gabe Fashion" dari Tapanuli Utara tepat nya di kota Tarutung menyampaikan bahwa dirinya membawa anak anak didiknya ke Samosir guna mengikuti lomba Fashion yang bertemakan ulos, dimana 5 anak didiknya ikut dalam lomba yang dilaksanakan oleh Sanggar Seni Budaya Marsinondang.
"Kita ikut dalam lomba ini, Guna mengasah kemampuan anak anak didik kita, Terkait kalah menang itu adalah hal yang biasa, dan juga dalam menambah semangat anak anak agar lebih bergiat,"ucap Gabe Panggabean
Gabe Panggabean pengajar Fashion asal Tarutung kabupaten Tapanuli Utara