Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan Inalum tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi dirancang memiliki dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami harap bantuan ini memberikan dampak nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus kebutuhan lingkungan. Program ini disusun agar berkelanjutan, bukan hanya berhenti pada seremoni,” tegasnya.
Baca Juga:
Pemkab Samosir Dukung SMKN I Simanindo Menjadi SMKN Unggulan
Di sisi lain, Hari juga menyinggung kondisi lingkungan yang saat ini menghadapi tantangan, terutama akibat kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih dan kondisi lahan.
“Kondisi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga keseimbangan alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Inalum hadir tidak hanya sebagai perusahaan industri, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
Pelabuhan Penyeberang Tomok - Ajibata Sudah Terapkan Tiket Online
“Inalum berkomitmen untuk terus berkontribusi, baik dari sisi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Hari Soebagijo mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang dinilai konsisten mendorong pembangunan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.
“Kami mengapresiasi langkah Pemkab Samosir dalam mendorong pembangunan yang tetap menjaga keseimbangan lingkungan. Ini sejalan dengan prinsip yang dipegang Inalum,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga Danau Toba sebagai aset strategis yang memiliki nilai ekonomi sekaligus sumber kehidupan masyarakat.