Vandiko Gultom juga menyampaikan bahwa untuk saat ini Pemerintah menargetkan akan produktivitas jagung dapat mencapai 10 ton/ Ha Dimana nantinya hasil panen para petani akan ditampung oleh offtaker yang telah disiapkan pemerintah dengan harga sesuai ketetapan pemerintah pusat sebesar Rp5.500 per kilogram, sehingga petani tidak perlu khawatir terhadap pemasaran hasil panen.
"Dari bibit sampai pembeli hasil panen sudah dipersiapkan.Jadi petani tinggal fokus bekerja dan menghasilkan panen terbaik,” ujar Vandiko Gultom
Baca Juga:
Bupati Samosir Vandiko Gultom Kembali Dipercaya Sebagai Penasehat PSBI Wilayah Samosir
Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir Tumiur Gultom di kegiatan tersebut juga menjelaskan bahwa selain benih jagung, masing-masing kelompok Tani juga akan menerima pupuk NPK sebanyak 3.000 kilogram, pupuk urea 5.000 kilogram, pestisida 100 paket, serta satu unit alat panen pada tahap selanjutnya.
“Target program ini adalah meningkatkan produktivitas jagung hingga 10 ton per hektare, sekaligus meningkatkan pendapatan petani,”ucap Kadis Ketapang
Ketua Kelompok Tani Melati Paristua, Baringin Sitanggang usai menerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemkab Samosir kepada para kelompok tani, dimana dengan adanya bantuan yang diberikan dapat mendukung kemajuan dan kesejahteraan para petani yang ada di kabupaten Samosir.
Baca Juga:
Vandiko Gultom Sampaikan Kabupaten Samosir Akan Miliki 10 Unit PATS di 2026, Guna Dukung Pertanian di Kabupaten Samosir
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Samosir dan Gubernur Sumut Bobby Nasution atas perhatian kepada kami. Bantuan ini sangat besar manfaatnya dan menambah semangat kami untuk bekerja,”ucap Baringin Sitanggang
Turut hadir di kegiatan penyerahan bantuan Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kabag SDM Polres Samosir Tarmizi Lubis, Danramil Pangururan Edianto Simangunsong, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, jajaran penyuluh pertanian, serta para kelompok tani penerima bantuan.
[Redaktur Hadi Kurniawan]