Bupati Samosir menjelaskan bahwa bantuan tersebut sangat mendukung pengembangan sektor pariwisata di Samosir yang tengah berkembang pesat. Kehadiran TPA dinilai menjadi solusi atas persoalan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan.
“Selama ini kami kesulitan dalam pengelolaan sampah. Dengan adanya TPA ini, permasalahan tersebut diharapkan dapat teratasi,” ujarnya.
Baca Juga:
Penghargaan yang Berturut-turut Buat Kabupaten Samosir yang Raih Opini WTP Untuk yang ke-9 di 2026
Vandiko juga menilai penataan kawasan Sibea-bea telah memberikan wajah baru bagi pariwisata Samosir dan menjadi salah satu daya tarik utama wisatawan di Sumatera Utara.
“Jika hanya mengandalkan APBD, tentu kami akan kesulitan. Dukungan dari pemerintah pusat sangat membantu,”ucap Bupati Samosir
Lebih lanjut, Vandiko berharap penataan kawasan Tano Ponggol dapat segera direalisasikan, termasuk percepatan serah terima kawasan Sibea-bea dan Water Front City agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat dan sektor pariwisata.
Baca Juga:
Event Horja Bius Guna Lestarikan Ke Arifan Lokal
Selain itu, ia juga mengusulkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih, serta meminta pendampingan dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED).
Di akhir, Vandiko menegaskan kepada seluruh OPD teknis untuk menjaga dan merawat aset yang telah diberikan pemerintah pusat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan.
[Redaktur Hadi Kurniawan]