Selain menjadi ajang promosi produk lokal, hari pertama TOTK 2026 juga diwarnai pertunjukan seni budaya yang memukau. Panggung utama Waterfront Pangururan dipenuhi penampilan seni dari berbagai daerah di Indonesia.
Tarian Papua yang mengangkat pesan kebersamaan dan penguatan generasi muda tampil energik dan mendapat sambutan hangat dari para pelari. Gerakan dinamis para penari berhasil menghidupkan suasana sekaligus menyampaikan pesan persaudaraan lintas budaya.
Baca Juga:
Peserta TOTK by UTMB 2026 Dari 34 Negara di Sambut Dengan Makan Malam di Hotel Labersa
Di kegiatan tersebut juga diramaikan dengan penampilan tarian tradisional Batak serta Tari Kolosal Etnik Nusantara yang dibawakan oleh perwakilan berbagai provinsi di Indonesia melalui Forum Komunikasi Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI).
Pelari Maraton asal Singapura, Aditya menyampaikan bahwa dirinya merasa bahagia dapat berkunjung ke kabupaten Samosir dan menyampaikan bahwa program mereka tinggal di Samosir selama 5 (lima) hari
"Kita sangat senang di Samosir, selain kuliner disini enak, Masyarakat nya sangat ramah,"ucap Aditya warga Singapura.
Baca Juga:
Dinas Perhubungan Lakukan Pemeliharaan Lampu Penerangan Jalan Umum di Kecamatan Simanindo Guna Dukung Kemajuan Pariwisata dan Kenyamanan Pengendara
[Redaktur Hadi Kurniawan]