“Terima kasih atas kepedulian dan keberanian ibu yang sudah melaporkan kejadian. Ini patut menjadi contoh, semoga semakin banyak guru seperti ibu yang peduli terhadap kondisi anak-anak,”ucap.Wakil Bupati Samosir
Dalam kunjungan tersebut,Wakil Bupati Samosir selain memberikan motivasi dan tali asih kepada kedua korban juga menyatakan komitmen akan pemerintah daerah untuk membantu kebutuhan pendidikan mereka hingga lulus sekolah dasar.
Baca Juga:
Bupati Samosir Hadiri Rapat RUPS Bank Sumatera Utara
Selanjutnya Wakil Bupati Samosir juga meminta peran aktif orangtua, khususnya ayah, untuk memberikan perhatian tidak hanya secara materi, tetapi juga dukungan emosional guna memulihkan trauma anak.
“Anak-anak ini pasti mengalami trauma. Karena itu, perhatian psikologis sangat penting agar kejadian ini tidak meninggalkan dampak jangka panjang,”ucap Ariston Sidauruk
Dijelaskan Wakil Bupati Samosir bahwa Pemkab Samosir akan komitmennya untuk terus hadir dalam memberikan perlindungan terhadap anak serta memastikan setiap kasus kekerasan ditangani secara serius dan tuntas
Baca Juga:
Pemkab Samosir Jalin Kolaborasi Dengan BI, Bank Sumut dan Kejari Guna Perkuat Digitalisasi dan Kepatuhan Pajak
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Samosir, Priska Situmorang, mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan intensif, baik dari sisi psikologis maupun hukum.Serta menjelaskan bahwa kedua korban telah mendapatkan perawatan medis, termasuk visum, dan akan terus dilakukan pemantauan akan perkembangannya.
“Kami akan terus mendampingi sampai kasus ini tuntas. Jika dalam beberapa hari kondisi luka belum membaik, anak akan kembali dirujuk untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini fokus utama adalah pemulihan kesehatan dan psikologis anak,”ucap Kadis P3AP2KB
Priska Situmorang juga menyampaikan serta
memastikan bahwa hak-hak anak, termasuk pendidikan, tetap terpenuhi dan keluarga dapat menghubungi pihaknya kapan saja untuk pendampingan.