SAMOSIR.WAHANANEWS.CO, Hutaginjang, Kepala dinas (Kadis) Pendidikan Sumatera Utara !Pemprovsu) Alexander Sinulingga, S.STP., M.Si. didampingi Kepala bidang pendidikan, Kacabdis Wilayah VII Pengawas Sekolah,Kepala Sekolah SMAN dan SMKN dan beberapa perwakilan guru di Kabupaten Samosir lakukan kunjungan. Kepada keluarga PJS Siswa SMAN1 Simanindo yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di desa Huta Ginjang kecamatan Simanindo.Selasa (31/03/2026)
Dalam kunjungan Kadis Pendidikan Provsu tersebut, Selain menyampaikan rasa dukacita dan prihatin akan kepergian dari PJS anak dari Tunggul Sidabutar dan Betty agustina sihombing, Kadis pendidikan Provsu juga memberikan bantuan Sembako
Baca Juga:
Latih Otak dan Motorik, Pemerintah Hidupkan Lagi Kebiasaan Menulis di Sekolah
"Kami turut prihatin dan berduka atas kepergian PJS Siswa dari SMAN1 Simanindo, Kehadiran kami juga mewakili Bapak Gubernur Sumatera Bobby Nasution,"ucap Kadis Pendidikan Provsu
Tunggul Sidabutar (Kaos hijau) dan Betty agustina sihombing (Kaos hijau) serta Putri Sidabutar
Kadis Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga, juga menyampaikan bentuk dukungan pada keluarga yang di tinggal, dimana adik dari PJS, Putri Sidabutar yang sekarang duduk di bangku SMPN1 Simanindo akan menjadi anak angkat bagi Dinas pendidikan Provinsi Sumut, dimana biaya sekolah kedepannya akan di tanggung pemerintah Provinsi Sumut hingga Tamat dalam mencapai cita citanya.
Baca Juga:
Pemanfaatan AI di Sekolah Kini Diatur, Pemerintah Tekankan Kesiapan dan Usia Anak
"Salah satu bentuk dukungan dari kami, Adik dari PJS, Putri Sidabutar akan menjadi anak angkat dari dinas pendidikan Provsu,hingga Tamat, Segala biaya kami yang akan tanggung agar dapat tercapai cita citanya,"ucap Kadis Pendidikan Propinsi Sumatera Utara.
Tunggul Sidabutar di kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dirinya punya harapan pada anaknya PJS, Dimana nantinya akan dapat membahagiakan mereka, Namun hal yang tak di duga, Anaknya PJS mengambil langkah dan mengakhiri hidupnya dengan melakukan bunuh diri.
"Terkait akan biaya sekolah dan kebutuhan sekolahnya, kita tetap berupaya agar PJS itu tetap dapat bersekolah, Namun begitu cepat dirinya meninggalkan kami orang tuanya,"ucap Tunggul Sidabutar