SAMOSIR.WAHANANEWS.CO - Pangururan Pengumuman hasil akhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Samosir memunculkan berbagai tanggapan. Sejumlah nama yang masuk tiga besar mendapat apresiasi, namun ada pula beberapa kandidat yang dinilai memiliki kapasitas baik justru tidak lolos ke tahap akhir.
Pemkab Samosir melalui Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada Rabu (10/06/2026) mengumumkan hasil akhir seleksi Pengisian JPTP di lingkungan Pemkab Samosir melalui pengumuman Nomor 800/14/Pansel/JPTP yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi Marudut Tua Sitinjak yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir.
Baca Juga:
Bupati Samosir: Event Trail of The King (ToTK) by UTMB 2026 Akan Dapat Memberikan Dampak Peningkatan Ekonomi Bagi Msyarakat Samosir
Dalam pemberitahuan tersebut disampaikan bahwa berdasarkan berita acara rapat penilaian hasil akhir panitia seleksi terbuka pengisian jabatan, diperoleh tiga peserta dengan nilai terbaik untuk masing-masing formasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) berdasarkan urutan abjad (A-Z) dan bukan berdasarkan peringkat.
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Samosir Fernando Sitanggang SH MH memberikan catatan terkait sejumlah nama yang dinilai layak menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP).
"Mereka itu adalah yang terbaik dari hasil Tim Panitia seleksi, Namun kita agak terkejut juga dengan nama yang tidak masuk, Selain punya kinerja baik menurut kita, dan juga dekat dengan para jurnalis dalam memberikan informasi terkait kinerja nya," ucap Fernando Sitanggang.
Baca Juga:
Waki Bupati Samosir; Sensus Ekonomi 2026 Menjadi Momentum Penting untuk Memperoleh Gambaran Menyeluruh Mengenai Kondisi dan Perkembangan Perekonomian Indonesia
Dirinya menegaskan pandangannya disampaikan secara objektif berdasarkan penilaian terhadap kinerja dan rekam jejak para peserta.
"Untuk jabatan Inspektorat, kita melihat Agustianto Sitinjak dan Besron Sitanggang terlihat clean dan smart, serta tidak pernah bermasalah secara hukum apalagi sempat diperiksa aparatur hukum," ucap Fernando Sitanggang.
Menurutnya, Kepala Inspektorat harus memenuhi sejumlah persyaratan penting, mulai dari kompetensi hingga integritas hukum.
"Ini menurut saya syarat utama menjadi pimpinan inspektorat," ujar nya.
Untuk Dinas Pekerjaan Umum (PU), Fernando mengaku cukup terkejut karena nama Lambok M. Sitinjak ST.MM MT tidak masuk tiga besar, padahal sebelumnya dinilai banyak pihak memiliki peluang besar sesuai latar belakang keilmuannya.
Meski demikian, Frans Boy Naibaho dan Rudimantho Limbong tetap dianggap sebagai figur yang layak diperhitungkan karena pengalaman mereka di bidang pekerjaan umum.
"Terkait Polin Nico Saputra Manurung dan Saut Manik di dinas perumahan rakyat dan tata ruang, selama ini kita sudah melihat kinerjanya dikenal baik, kita berharap salah satu dari mereka akan menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan kawasan Pemukiman Samosir," sambungnya memberikan pendapat.
Pada formasi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Fernando menyayangkan tidak masuknya nama Camat Sitio-tio Josro Tamba dalam tiga besar kandidat. Namun ia tetap optimistis salah satu dari Ningar Sinaga atau Torris Naibaho dapat mengemban jabatan tersebut.
"Karena selama ini tidak pernah berurusan dengan hukum apalagi dipanggil APH, sehingga mampu memimpin dinas tersebut dengan pengalaman pernah menjabat di OPD masing masing," ucap Fernando Sitanggang yang juga Ketua Pabersi Samosir ini.
Untuk jabatan Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Fernando menilai salah satu kandidat memiliki pengalaman birokrasi yang cukup kuat.
"Untuk jabatan kepala dinas Koperasi, UMKM Tenaga kerja, dari yang terpilih beberapa nama ini, Elman Silalahi adalah birokrat berpengalaman, yah kita lihat lah siapa di antara ketiga ini yang terbaik," ucap Fernando.
Sementara itu, pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Fernando menilai Dermawan Sinaga dan Farolan Sidauruk memiliki peluang besar untuk dipercaya memimpin organisasi perangkat daerah tersebut.
Untuk posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, nama Rustam Effendi Pasaribu dinilai mampu membawa warna baru bagi pengembangan dunia perpustakaan di Kabupaten Samosir.
Fernando juga menyoroti pentingnya kepemimpinan profesional pada Badan Pendapatan Daerah yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui optimalisasi pendapatan.
"Nama Besron Sitanggang dan Saipul Situmorang saya lihat mampu memimpin Badan Pendapatan daerah, karena berpengalaman mengelola dan menjaga pendapatan daerah selama ini," ujar Fernando Sitanggang.
Adapun untuk jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Fernando menilai figur yang terpilih nantinya harus memiliki integritas tinggi serta mampu mendukung kinerja pemerintahan daerah.
"Saya punya prediksi posisi ini akan banyak peminatnya yang akan ikut seleksi, Namun Saya melihat Agustianto Sitinjak dan Efi Sitanggang, salah satunya akan dipilih karena saya lihat mampu mendukung kinerja Bupati Samosir," ujar Fernando Sitanggang.
Dirinya berharap seluruh pejabat yang nantinya ditetapkan dan dilantik mampu menunjukkan kinerja terbaik, menjaga integritas, serta terhindar dari persoalan hukum agar tidak menimbulkan preseden buruk bagi Pemerintah Kabupaten Samosir.
[Redaktur Hadi Kurniawan]