Kasi Humas Polres Samosir, AKP Radiaman Simarmata, menjelaskan bahwa kegiatan penertiban dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Samosir Nomor: Sprin/480/V/PAM.3/2026 tanggal 31 Mei 2026 dengan melibatkan 23 personel. Dimana kegiatan Penertiban berakhir pada pukul 21.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
“Adapun kegiatan penertiban yang dilaksanakan pada knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis , Serta Razia ini bertujuan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan, Dan juga guna meningkatkan kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas,Dimana dalam kegiatan Razia dari kendaraan roda dua yang terjaring didominasi oleh kendaraan para pengunjung/wisatawan dan ada juga beberapa kendaraan masyarakat kabupaten samosir” ucap AKP Radiaman
Baca Juga:
Kapolres Samosir: Mutasi Jabatan Merupakan Bagian dari Dinamika Organisasi Polri Dalam Rangka Pembinaan Karier Serta Penyegaran Organisasi.
Kegiatan razia yang dilakukan juga mendapat apresiasi dari masyarakat dan juga Ketua Forum Komunikasi Tokoh Masyarakat (FKTM) Kabupaten Samosir, Obin Naibaho, Dimana beliau menyampaikan dukungannya terhadap langkah Polres Samosir dalam menindak kendaraan berknalpot brong yang selama ini dikeluhkan warga.
Dijelaskan oleh ketua FKTM bahwa kebisingan yang ditimbulkan knalpot tidak standar dapat mengganggu ketenangan masyarakat sekitar maupun wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna kendaraan bermotor, baik masyarakat lokal maupun wisatawan, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujarnya.
Baca Juga:
Polsek Onan Runggu Berubah Nama Menjadi Polsek Nainggola
Salah seorang wisatawan yang terjaring razia juga mengakui kesalahannya dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa penindakan tersebut menjadi pelajaran agar lebih mematuhi aturan lalu lintas dan menghormati kenyamanan masyarakat setempat.
[Redaktur Hadi Kurniawan]