SAMOSIR.WAHANANEWS.CO - Parbaba, Terkait akan berita akan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa 2 siswa SD yang berada di kecamatan Simanindo yang dilakukan oleh ibu Sambung (ibu tiri) kedua Korban, Hal tersebut mendapat tanggapan dari Kepala dinas (Kadis) Pendidikan Pemuda Dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Samosir Jonson Gultom S.Pd. Jum'at (10/04/2026)
Melalui pesan WhatsAppnya Kadisdikpora Pemkab Samosir menyampaikan Apresiasi yang paling tinggi kepada Guru yang telah berani melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisan yang sekarang telah di tangani oleh Polres Samosir terkait akan adanya KDRT pada anak didiknya.
Baca Juga:
Wakil Bupati Buka Resmi Kegiatan Even Perdana HSF Horja Bius Mangase Taon
"Kita sangat Apresiasi pada guru tersebut yang melaporkan akan adanya tindakan KDRT yang dilakukan pada 2 Siswi SD kelas 3 dan 4 kaka beradik yang dilakukan oleh ibu sambung mereka,"ucap Jonson Gultom dalam pesan WhatsApp nya.
Lebih lanjut Kadisdikpora menyampaikan. bahwa tindakan yang dilakukan guru tersebut sangatlah baik dimana guru tersebut memberikan perhatian akan keadaan siswanya seperti anak sendiri dirumah dan keluarganya.
"Kita punya harapan juga agar semua guru guru sekolah lebih memperhatikan anak anak kita di semua satuan Pendidikan di Kabupaten Samosir,"tulis Kadisdikpora Kabupaten Samosir.
Baca Juga:
Bupati Samosir Sampaikan Total APBD Kabupaten Samosir Tahun 2025 Tercatat Lebih dari Rp 830 miliar
Jonson Gultom juga menuliskan sangat
menyayangkan atas kejadian dan berharap agar kejadian ini merupakan kejadian terakhir untuk anak anak kita siswa siswi di sekolah yang berada di Kabupaten Samosir.
"Saya juga tekankan agar kiranya para guru guru tetap laksanakan 3S (Senyum,Sapa,Salam) pada para Muridnya, ketika memasuki ruangan kelas,"ujar Jonson Gultom.
Dijelaskan beliau bahwa hal tersebut salah satu guna menguatkan semangat dan motivasi bagi anak agar datang ke sekolah, Dimana para Murid akan merasa bangga dan senang dengan adanya bentuk perhatian dari para guru.
Ketua Komite Masdin Napitu dari Sekolah tempat 2 siswa yang jadi korban KDRT menyampaikan Apresiasi akan tindakan yang dilakukan oleh Guru honor tersebut, DR Wali kelas dari Salah satu Siswi yang menjadi korban KDRT, Dimana dengan adanya perhatian dari guru tersebut KDRT yang di alami oleh Siswa terbongkar dan mendapat tindak lanjut oleh pihak terkait
"Sebagai ketua Komite Sekolah, Saya sangat Apresiasi akan tindakan Guru tersebut, dimana ketika beliau tidak melihat kehadiran Siswa tersebut dalam kegiatan baris dilapangan, guru tersebut langsung memeriksa ke ruangan kelasnya, "ucap Masdin Napitu
Lebih lanjut Ketua Komite Sekolah tersebut juga menyampaikan harapannya agar kiranya ada perhatian Pemkab Samosir melalui dinas pendidikan agar kiranya dapat mengangkat guru honor tersebut menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Samosir.
[Redaktur Hadi Kurniawan]