Kapolres Samosir AKBP Rina SN. Tarigan yang bertindak selaku inspektur upacara, dikesempatan tersebut membacakan amanat Presiden Republik Indonesia.Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri di manapun bertugas, disertai apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian dalam menjaga stabilitas keamanan nasional secara profesional.
Presiden dalam Amanatnya menegaskan bahwa seluruh perjalanan pengabdian Polri bermuara pada satu tujuan, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, dan melayani secara optimal.
Baca Juga:
Perkara Rumah di Tuk Tuk Pengacara Serli Napitu Minta Para Pelaku di Tangkap
Presiden RI Prabowo Subianto juga menyampaikan bahwa tantangan Polri ke depan akan semakin kompleks seiring dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi informasi, kejahatan siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik. Oleh karena itu, Polri dituntut mampu bertransformasi menjadi institusi yang prediktif, responsif, adaptif, profesional, dan berbasis teknologi.
Presiden juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program strategis nasional, di antaranya pengawalan Program Makan Bergizi Gratis, penguatan swasembada pangan melalui optimalisasi lahan pertanian, pemberantasan narkoba, penyelundupan dan judi online, penyediaan rumah bagi personel Polri dan masyarakat, serta pengamanan berbagai proyek strategis nasional.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa dengan disahkannya Undang-Undang Polri yang baru, seluruh jajaran Polri harus menjadikannya sebagai momentum memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalitas pelayanan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika global, serta membangun legitimasi institusi melalui integritas, transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik.
Baca Juga:
Siapa yang Cocok Untuk Jabatan Camat dan Kepala Bidang
Presiden juga mengingatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jati diri Polri. Kepercayaan masyarakat, menurutnya, hanya dapat diraih melalui kinerja nyata, pelayanan yang berkualitas, komunikasi publik yang baik, serta komitmen untuk terus berbenah sesuai tuntutan zaman.
Mengakhiri amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan profesi sebagai anggota Polri sebagai panggilan pengabdian yang mulia dengan terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
[Redaktur Hadi Kurniawan]