Lebih lanjut beliau sampaikan bahwa kerinduan untuk menghadirkan kebangunan rohani telah lama dipanjatkan dalam doa hingga akhirnya terjawab melalui kehadiran Yayasan Tangan Pengharapan Dede.
“Saat kami merindukan adanya KKR di Samosir, Tuhan justru mengirimkan hamba-Nya untuk datang dan melayani masyarakat. Apa yang kami doakan hari ini terjawab dan terlaksana dengan baik,”ucap Vandiko Gultom
Baca Juga:
Pemkab Samosir Melalui Dinas Pendidikan Akan Berikan Bea Siswa Pada Siswa dan Mahasiswa Berprestasi, Ini Aturan Serta Syaratnya
Vandiko Gultom juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas iman dan kehidupan spiritual masyarakatnya.
“Tugas pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung pembangunan rohani masyarakat. Infrastruktur yang baik harus berjalan seiring dengan pembangunan iman,”ujar Vandiko Gultom dengan tegas
Guna mendukung Komitmen tersebut, Pemkab Samosir telah mewujudkannya melalui perayaan keagamaan yang menjangkau hingga pelosok desa dan akan peningkatan kualitas pelayanan rohani dengan memberangkatkan sejumlah pemimpin umat Katolik dan Kristen ke Yerusalem.
Baca Juga:
Wabup Samosir Ajak Lindungi Anak di Peringatan HAN Ke-42, Masa Depan Samosir Ada di Pundak Kalian
.“Kami terus hadir melayani masyarakat hingga ke gereja-gereja terkecil di pelosok. Tidak harus dengan kemegahan. Kami mendirikan tenda dan memastikan pelayanan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, tidak hanya di pusat kota,”ucap Bupati Samosir.
Vandiko berharap KKR ini akan menjadi momentum untuk memperkuat iman masyarakat serta menghadirkan damai dan pengharapan baru bagi Kabupaten Samosir, Serta punya harapan agar para pemimpin umat semakin diberkati dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Semoga setiap orang yang hadir dapat merasakan mujizat, kasih dan lawatan Tuhan. Kiranya Samosir semakin diberkati, dan nama Tuhan semakin dipermuliakan,” ucapnya.