SAMOSIR.WAHANANEWS.CO - Sihusapi, Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Samosir 2025 dilaksanakan Senin (29/12/2025) dengan Tema Natal “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan sub tema mewujudkan Samosir Unggul melalui keselamatan dan implementasi iman dalam kehidupan. Perayaan Natal Oikumene mengambil tempat di Gereja Katolik Stasi Santo Markus Sihusapi, Kecamatan Simanindo, Selasa (30/12/2025)
Pelaksanaan Natal Oikumene yang dilaksanakan Pemkab. Samosir didukung dan bekerja sama dengan wadah Forum Komunikasi Kerukunan Umat Kristen Katolik (FK3S) Kabupaten Samosir.
Isi Khotbah di Kegiatan Natal diambil dari Matius 1:21–24 yang disampaikan RD Octavius Tarigan
Baca Juga:
Maruarar Sirait : Berkat Usulan Bupati Samosir Dari 556 Bantuan Bedah Rumah,56 Rumah Adat Batak Akan di Perbaiki
Usai acara ibadah, Bupati Samosir Vandiko Gultom didampingi Wakil Bupati, Ariston Sidauruk menyerahkan beberapa bantuan pada Masyarakat dan Gereja. Dimana Pemkab Samosir menyerahkan bantuan Rp. 50 Juta untuk pengembangan/ pembangunan Gereja Santo Markus desa Sihusapi kecamatan Simanindo yang diserahkan langsung Bupati Samosir.
"Adapun tujuan bantuan yang diberikan adalah Selain pembangunan gereja, juga dalam rangka Pengembangan iman, Dengan adanya bantuan ini Masyarakat dapat merasakan kehadiran Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung akan pengambang Iman,"ucap Vandiko Gultom
Di Kegiatan itu juga di serahkan berbagai program beasiswa secara simbolis untuk SD dan SMP yatim piatu, terlantar, SMA Sederajat yatim piatu dan berprestasi , beasiswa SMP masuk SMA unggulan (SMA N 1 Matauli Pandan, SMA Soposurung, dan SMA Unggul DEL); Perguruan Tinggi Negeri seluruh Indonesia, serta mahasiswa berprestasi kedokteran.
Baca Juga:
Bupati Samosir Pertanyakan,Mengapa Belum Menjual Tiket Online Penyeberangan Tomok - Ajibata
"Saya merasa bersyukur dapat merayakan Natal bersama masyarakat di desa terpencil. Dimana Di Natal ini kita dapat rasakan bahwa Allah dapat hadir guna menyelamatkan keluarga, bukan hanya secara harfiah.dan kita juga dapat rasakan dimana selama ini pun keluarga besar Kabupaten Samosir diselamatkan melalui karya Tuhan,” ujar Vandiko
Lebih lanjut Bupati Samosir menjelaskan bahwa sejak awal memimpin diKabupaten Samosir, dirinya telah menegaskan dan ber komitmen agar perayaan hari besar seperti Paskah dan Natal digelar secara bergiliran di berbagai kecamatan agar seluruh masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah.
"Pesan Natal harus sampai ke pelosok, pemerintah hadir ditengah masyarakat dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya"ujar Vandiko
Bupati Samosir juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan Samosir agar menjadikan momen Natal sebagai refleksi peningkatan kinerja dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat
“Kita bisa bekerja dengan profesi apapun, Namun itu semua bukan karena kekuatan kita sendiri tapi itu semua adalah kuasa Tuhan. Jika Kita saling mengasihi, saya yakin Kabupaten Samosir pasti semakin baik ke depan. Kita akan mampu melewati tantangan-tantangan yang ada, Untuk itu mari kita bantu masyarakat, mari bergotong-royong, kita gunakan semua kemampuan kita saling mengasihi. Sama halnya dengan ibadah Natal yang luar biasa ini, meski ruang terbatas, kita dapat merasakan kehadiran Tuhan dan Roh Kudus tercurah,” tutur Vandiko
Wabup Ariston Tua Sidauruk dalam sambutannya juga mengajak masyarakat untuk saling memaafkan. Serta menyampaikan bahwa ini adalah perayaan Natal Oikumene Pemkab Samosir yang pertamakali di ikuti sejak dilantik menjadi Wakil Bupati Samosir. Serta menyampaikan rasa haru dapat merayakan Natal bersama masyarakat dalam memuji dan memuliakan Tuhan.
“Mari saling memaafkan, terutama dalam keluarga. Persoalan besar diperkecil, yang kecil ditiadakan, dan pada tokoh agama dan pengurus gereja agar dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun Samosir,"ucap Ariston Sidauruk
Lebih lanjut Ariston Sidauruk juga menyampaikan bahwa peran gereja sangat besar guna membawa masyarakat kearah yang lebih baik, damai indah dan tentram, Dimana tanpa kehadiran gereja hal itu akan sulit didapat, Gereja adalah salah satu corong untuk hal tersebut ditengah tengah masyarakat.
Ketua FK3S, Pdt. Tulus Sianturi, dalam sambutanya menyampaikan bahwa Pemkab Samosir tetap memberikan perhatian akan program dalam peningkatan iman yang dapat menyentuh ke masyarakat.
"Saya yakin kita ada saat ini karena berkat Tuhan. Melalui perayaan Natal ini kita mengharapkan yang terbaik bagi Samosir yang dipimpin Bupati dan jajaran. Semoga program yang sudah dibuat dapat berjalan dan kita sudah dihantarkan pada program yang menyentuh keagamaan yang layak dikembangkan. Dan ini Kami yakini karena bapak Bupati peduli dengan keagamaan" ungkap Tulus
Melalui perayaan Natal ini, Tulus mengajak seluruh jemaat bergandengan tangan mewujudkan Samosir Unggul
“Meski gereja kecil, kami menerima kehangatan cinta kasih. Kami dukung program Pemkab, semoga Samosir semakin diberkati,” katanya.
Sementara RD Octavius Tarigan mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah yang telah mendukung perjalanan rohani tokoh agama ke Yerusalem. RD. Octavius mengakui keberangkatannya bersama tokoh agama lainnya benar-benar bermanfaat dalam meningkatkan iman.
"Kami diberangkatkan Bapak Bupati ke Jerusalem melakukan perjalanan rohani ke Jerusalem, dan saat ini juga saya merasa benar-benar berada di tempat itu. Sungguh Pengalaman yang luar biasa semoga dapat terlaksana kedepannya sehingga teman-teman yang lain mendapat pengalaman yang sama" kata Octavius.
[Redaktur Hadi Kurniawan]