SAMOSIR.WAHANANEWS.CO - Jumlah pendapatan Masyarakat dan Jumlah Pengangguran di suatu daerah adalah 2 (dua) indikator dalam penilaian akan kemajuan daerah tersebut.Dimana hal tersebut dapat dilihat guna mengukur sehat tidaknya ekonomi suatu daerah kabupaten. Selasa (02/06/2026)
Guna mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Samosir melalui dinas Koperasi dan tenaga kerja (Diskopnaker) Samosir lakukan pelatihan bagi masyarakat dan anak anak muda yang baru tamat sekolah namun tiada niat melanjutkan ke perguruan tinggi.
Baca Juga:
Bupati Samosir: Pancasila Harus Hadir Dalam Setiap Kebijakan, Pelayanan Publik, Serta Dalam Hubungan Sosial Masyarakat
Dumaria Sitanggang kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Samosir yang berkantor di komplek perkantoran Parbaba kecamatan Pangururan menjelaskan bahwa Pelatihan yang dilaksanakan oleh Pemkab Samosir melalui diskopnaker adalah selain mendukung Program Pemerintah dalam meningkatkan Perekonomian keluarga juga guna menyiapkan anak anak muda yang putus sekolah maupun yang tidak mau melanjutkan jenjang sekolah ke Universitas dalan mencari kerja.
Kepala UPTD BLK Samosir Dumaria Sitanggang
"Di BLK ini , Kita akan melatih masyarakat dalam peningkatan ekonomi keluarga dan juga bagi anak anak muda yang putus sekolah maupun yang tidak ingin lanjut ke universitas, Dimana mereka akan dilatih khusus nya di sektor industri,"ucap Dumaria Sitanggang.
Baca Juga:
Vandiko Gultom Berkunjung ke Anggota DPR RI Anggota Komisi V Musa Rajekshah Guna Mohon Dukungan Pembangunan di Kabupaten Samosir
Kepala UPTD BLK Samosir lebih lanjut menyampaikan bahwa program program pelatihan tersebut telah dilaksanakan oleh Pemkab Samosir maupun dari Kementerian Tenaga kerja melalui Balai Besar Balai Latihan Kerja yang ada di Provinsi Sumatera Utara. Seperti pelatihan Tata boga, Las industri, House Keeping, Menjahit, Saln,.Kepemanduan, Pangkas rambut, dan beberapa pelatihan lainnya
Irma sari instruktur Tataboga lagi memberikan pelatihan membuat Kue
Lebih lanjut dijelaskan beliau bahwa tujuan dari pelatihan, Selain Masyarakat dapat meningkatkan ekonomi keluarga melalui UMK nya, juga bagi anak anak muda selain siap dalam mencari kerja, Juga dapat langsung membuka usaha sendiri usai mendapat pelatihan.
"Untuk ikut pelatihan di UPTD BLK Samosir, Tidak di pungut bayaran, dan pada peserta akan diberi Sertifikat usai lakukan pelatihan,"ujar Dumaria Sitanggang.
Irma Sari instruktur di pelatihan Tataboga menyampaikan bahwa pelatihan bagi 16 peserta yang dijadwalkan di 18 kali pertemuan yang dilaksanakan di BLK Samosir kedepannya harapannya para peserta dapat mempraktekkan apa yang didapat selama pelatihan.
Rusmaida Sitanggang salah satu peserta Tataboga di BLK Samosir
"Harapan kita ke depannya para peserta dapat berkarya dan meningkatkan perekonomian keluarga khususnya bagi yang sudah berumah tangga, dan bagi anak muda mulailah dengan berpromosi di media dan berjualan,"ucap Irma Sari.
Rusmaida Sitanggang Warga kelurahan Siogung Ogung kecamatan Pangururan salah satu peserta pelatihan Tata boga di BLK Samosir mengucapkan terimakasih pada Pemkab Samosir yang lakukan pelatihan pada masyarakat dengan biaya gratis, Dimana dengan adanya pelatihan selain menambah pengetahuan juga kedepannya dapat mendukung ekonomi keluarga.
"Terimakasih pada Pemkab Samosir dimana melalui BLK ini Kami mendapat tambahan ilmu, Kedepannya Kita punya harapan dengan adanya pelatihan ini dapat menambah ekonomi keluarga,"ucap Rusmaida Sitanggang.
[Redaktur Hadi Kurniawan]