“Debitur hanya membayar pokok. Ini program pertama di Sumut dan kami berharap dapat menjadi model bagi daerah lain,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, NakerPerindag Samosir, Rista Sitanggang, melaporkan bahwa 482 data pelaku usaha telah disampaikan kepada Bank Sumut. Dari jumlah itu, 50 sudah cair, 286 masih dalam proses verifikasi, dan sisanya menunggu kelengkapan data.
Baca Juga:
Pelaksanaan Musrenbang Adalah Amanat UU No 25 tahun 2004 Tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional
Salah satu penerima manfaat, Beni Silalahi, menyampaikan bahwa kredit tanpa bunga ini sangat membantu mengembangkan usaha keripik pisang yang ia miliki.
“Saya membeli perajang pisang sehingga produksi bisa naik sampai 70 tandan per minggu. Sebelumnya saya tidak punya modal dan aset. Program ini memberi harapan bagi kami untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tuturnya.
Acara tersebut turut dihadiri Asisten II Sekda Samosir, sejumlah pimpinan perangkat daerah dan perwakilan Bank Sumut M. Zulham Bispo Pelaksana Pemimpin Divisi Ritel Bank Sumut dan Adi Nixon Marbun Pemimpin Cabang Bank Sumut Cabang Pangururan.
Baca Juga:
Bupati Samosir; Apresiasi Kegiatan Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan Oleh Pemprov Sumatera Utara,
[Redaktur Hadi Kurniawan]