Dalam kata sambutanya di acara penyerahan bantuan bagi pelaku UMKM berharap kepada pihak Bank Sumut agar mempertimbangkan akan peningkatan batas plafon pinjaman ke depannya.
“Jika nominal kredit bisa lebih besar, saya yakin daerah lain akan semakin tertarik guna menjalankannya,”ucap Vandiko Gultom
Baca Juga:
Pelaksanaan Musrenbang Adalah Amanat UU No 25 tahun 2004 Tentang Sistim Perencanaan Pembangunan Nasional
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari legislatif. Dimana DPRD Samosir telah menyetujui alokasi anggaran subsidi bunga untuk tahun mendatang.
“Janji politik terlaksana dengan baik. Ini inovasi pemerintah daerah yang patut diapresiasi,”ucap Nasil Simbolon
Lebih lanjut ketua DPRD Samosir juga mengusulkan agar plafon pinjaman idealnya dapat mencapai Rp100 juta jika memungkinkan. Serta meminta pada pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Sumut agar dapat membantu menyelesaikan kendala BI checking bagi masyarakat yang terkena sanksi akibat ketidaktahuan.
Baca Juga:
Bupati Samosir; Apresiasi Kegiatan Forum Konsultasi Publik yang dilaksanakan Oleh Pemprov Sumatera Utara,
Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Jasa Keuangan OJK Sumut, Reza Leonhard, mengingatkan para pelaku usaha agar berhati-hati terhadap potensi kejahatan di sektor keuangan, termasuk investasi ilegal, pinjaman online, hingga pencurian data pribadi.
“Kami mengajak masyarakat selalu memeriksa legalitas penyedia layanan keuangan sebelum berinvestasi,” kata Reza.
Sementara itu, PLS Divisi Ritel Bank Sumut, M. Zulham Bispo, menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Bank Sumut menggunakan skema kredit mikro Sumut Berkah dengan plafon Rp 15 juta dan tenor dua tahun.