Vandiko Gultom juga menjelaskan bahwa pembangunan PATS di Onan Runggu sempat hampir dialihkan ke daerah lain. Namun, setelah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Sumatera Utara, program tersebut akhirnya tetap dilaksanakan di Samosir.
“Puji Tuhan dikabulkan, sehingga program ini tetap ada di Kabupaten Samosir. Karena PATS yang sudah dibangun sebelumnya semuanya dapat beroperasi dengan baik, Hingga pemerintah provinsi tidak jera memberikan bantuan,” ujarnya.
Baca Juga:
Di kegiatan Rapat Paripurna, Pemkab Samosir Bersama DPRD Tetapkan Sebelas Propemperda Tahun 2026
Bupati Samosir juga menjelaskan bahwa pada tahun ini pembangunan PATS dilakukan di beberapa titik melalui skema pembiayaan sinergitas, yakni dari APBD kabupaten, APBD provinsi, APBN, serta dukungan pihak swasta dan perwakilan diplomatik.
Dalam kata sambutannya Vandiko juga mengapresiasi masyarakat yang menghibahkan lahan untuk jalur pipa sepanjang lebih dari satu kilometer. Menurutnya, persoalan lahan sering menjadi kendala pembangunan. Dan juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk tidak melakukan pembangunan.
“Terima kasih kepada masyarakat yang secara sukarela menghibahkan tanah. Ini menjadi contoh bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting,” ujarnya.
Baca Juga:
Fernando Sitanggang Terpilih Sebagai Ketua Cabor PABERSI Samosir
Forkopimda yang diwakili Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan meminta seluruh penerima manfaat menjaga dan merawat bantuan tersebut.
"Mari kita rawat bersama, saling mendukung dan menjadikan tempat ini sebagai pilot project bagi daerah lain. Semoga membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” ujar Kapolres Samosir
Kepala Bapperida Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata mengatakan, pembangunan PATS ini akan mampu meningkatkan indeks pertanaman.