SAMOSIR.WAHANANEWS.CO -Pangururan, Tetty Naibaho Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Samosir pada awak media memberikan penjelasan terkait akan Perhitungan Penghasilan Asli Daerah ( PAD) dari sektor Pariwisata. Hal tersebut dijelaskan agar Masyarakat Khususnya Warga Samosir mengetahui akan jumlah pendapatan yang di hasilkan, Jum'at (23/01/2026)
Keterbukaan informasi itu sangat dibutuhkan, Dimana dengan pesatnya jumlah kunjungan Wisatawan ke beberapa tujuan Wisata yang ada di kabupaten Samosir, Membuat keinginan tahu an masyarakat akan Pendapatan dan jumlah pemasukan ke Pemkab Samosir.
Baca Juga:
Sambut Wisatawan Perdana, Wamenpar Tegaskan Kepri sebagai Gerbang Utama Wisatawan Mancanegara
Objek Wisata Huta Siallagan
"Kita bangga melihat akan kepedulian masyarakat akan Pariwisata kita, Perdebatan yang ada dibeberapa media dan group- group medsos salah satu bentuk kepedulian pada kemajuan pariwisata kita, Apalagi dengan adanya berbagai pendapat, penilaian atau opini tentang PAD dan jumlah kunjungan,"ucap Kadis Budpar
Lebih lanjut Tetty Naibaho kadis Budpar bahwa hal tersebut salah satu bentuk perhatian masyarakat, Dimana dari Tahun ke Tahun hingga 2025 jumlah kunjungan Wisatawan ke Destinasi Wisata, Baik yang dikelola Pemkab Samosir maupun Swasta (Pribadi) mengalami banyak peningkatan.
Baca Juga:
ITDC Siapkan Pengelolaan Sampah Terpadu, MARTABAT Prabowo-Gibran Soroti Pentingnya Ekologi dalam Ekonomi Pariwisata
Kadis Budpar juga menjelaskan bahwa dari Tahun ke Tahun jumlah pengunjung yang datang ke kabupaten Samosir mengalami banyak peningkatan, Dimana untuk tahun 2025 Kunjungan Wisatawan ke Destinasi Wisata yang dikelola pihak Swasta dan Pemkab Samosir mencapai 2.451.269 wisatawan,
Pelabuhan Pariwisata Tomok
"Adapun rincian jumlah pengunjung ke destinasi yang di kelola pihak Swasta diantaranya, Objek Wisata Sibea-Bea, Batu Kursi Siallagan, Holbung, dan Kampung Ulos Wisatawan yang berkunjung 1.474.952, Sementara untuk Objek Wisata yang dikelola Pemkab Samosir Seperti, Tomok, Air Terjun Efrata, Pasir Putih 1, DTW Lagundi, Huta Siallagan, Batu Hobon, Air Terjun Naisogop, Pasir Putih 3, Tatea Bulan, PIS, Pusat Informasi Geopark Kaldera Toba, Aek Rangat, Batu Sawan, Panorama Tele, dan WFC Pangururan jumlah pengunjung 976.317,"ucap Tetty Naibaho.