Kadis Kesehatan dr. Dina Hutapea memaparkan bahwa target capaian PKG tahun 2026 sebesar 65 persen. Berdasarkan data aplikasi Satu Sehat Indonesiaku per 22 Juni 2026, kehadiran masyarakat dalam Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Samosir masih mencapai 36.162 orang dari total sasaran 142.062 orang atau sebesar 28,42 persen.
Menurut dr. Dina, program ini dilaksanakan pemerintah sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit. Selama ini anggaran Pemerintah banyak terserap untuk pengobatan penyakit kronis akibat pola hidup yang kurang sehat, sehingga melalui pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan penyakit dapat ditemukan lebih awal dan segera ditangani.
Baca Juga:
Waspada! Kasus HIV di Kabupaten Batu Bara Meningkat
"Apabila penyakit seperti kanker, tumor, maupun penyakit ginjal dapat dideteksi sejak dini, maka penanganannya akan lebih cepat sehingga kualitas hidup masyarakat meningkat dan beban pembiayaan kesehatan dapat ditekan. Anggaran yang dihemat nantinya dapat dialokasikan untuk pembangunan sektor lainnya," jelasnya.
Untuk mempercepat capaian target, Dinas Kesehatan meluncurkan inovasi JEMPOL PKG (Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Gratis), yaitu pelayanan kesehatan yang dilakukan langsung oleh tim kesehatan ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, termasuk membuka layanan PKG pada berbagai kegiatan masyarakat seperti pesta adat maupun kegiatan desa.
Melalui sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis target capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebesar 65 persen pada tahun 2026 dapat tercapai, bahkan melampaui target, sehingga masyarakat Samosir semakin sehat dan produktif.
Baca Juga:
Dinas Kesehatan Madina Siapkan Posko Kesehatan Arus Mudik dan Lebaran
Turut hadir Asisten I Tunggul Sinaga, camat, kepala Desa, Kepala Puskesmas, serta pemangku kepentingan terkait.
[Redaktur Hadi Kurniawan]