SAMOSIR.WAHANANEWS.CO -Pangururan, Di acara kegiatan Silahturahmi Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H dengan para awak media yang bertugas di kabupaten Samosir kamis (10/02/2026) di lokasi Topi Tao Caffe, Pangururan, Kapolres Samosir sampaikan akan keluhan warga terkait akan penderesan getah Pinus di kabupaten Samosir. Jum'at (20/02/2026)
Kapolres Samosir yang baru sekitar 2 (dua) bulan menjabat sebagai Kapolres Samosir lakukan Silahturahmi dengan para awak media yang bertugas di kabupaten Samosir, Dimana kegiatan salah satu membangun kemitraan antara Polres Samosir dengan Para jurnalis khususnya di Pemberitaan akan kegiatan Polres Samosir dan juga kegiatan agar para jurnalis dapat langsung berbincang dan saling kenal.
Baca Juga:
Kapolres Samosir Turun Langsung Lakukan Penertiban Bagi Pengendara Yang Pakai Knalpot Brong dan Yang Tidak Tertib Aturan Lalu Lintas
Di pertemuan tersebut beberapa jurnalis juga memberikan masukan dan menanyakan akan program Kapolres Samosir kedepannya selama menjabat orang nomor satu di polres Samosir dan beberapa hal permintaan akan sosialisasi terkait KUHP yang baru dan juga terkait akan laka lantas, tindak pidana dan juga terkait akan lingkungan.
Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H diawal sambutanya menyampaikan bahwa dirinya meminta agar dapat bertugas di lokasi kawasan danau Toba, dan menjelaskan berkat Tuhan di izinkan bertugas di kabupaten Samosir yang di Kelilingi perairan danau Toba.
"Di daerah ini Saya konsen terkait akan lingkungan, dan ilmu yang yang saya dapat akan Saya terapkan disini,Dimana boleh kita lihat musibah banjir dan longsor yang terjadi di Tapteng dan Sibolga, Saya tidak ingin hal tersebut terjadi di kabupaten Samosir,"Ucap AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan
Baca Juga:
Tokoh Pemuda diajak Oleh Kapolres Samosir Agar Tetap Dapat Menjaga Akan Kemitraan dan Tetap Patuhi Aturan
Kapolres Samosir juga menjelaskan, Bahwa di awal tugas nya di kabupaten Samosir, langkah awal yang beliau lakukan salah satunya adalah melakukan kunjungan ke gereja gereja kecil dan terpencil di kabupaten Samosir sembari beribadah dan juga sekalian melakukan perkenalan dan sosialisasi.
" Terkait akan program Strategis Saya sebagai Kapolres Samosir, Saya bukan orang yang suka menciptakan sesuatu, Saya bukan tipe seperti itu, Dimana Saya itu terlebih dahulu melihat, mempelajari,dan memperbaiki mana yang kira kira itu yang menurut saya nggak pas,"ucap Kapolres Samosir lebih lanjut.
Lebih lanjut Kapolres Samosir menjelaskan bahwa di awal menjabat, Ketika mengumpulkan para PJU di Polres Samosir disampaikan bahwa dirinya tidak punya program Strategis, Namun mengajak untuk melihat program terdahulu yang mana yang dapat di jadikan sebagai Pilot Projek dan dijadikan sebagai pionir dan sebagai contoh
"Polisi itu kan bukan semuanya dapat dikerjakan, Banyak sekali hal hal yang dikerjakan seperti Penanganan kejadian kecelakaan lalulintas, Tindak Pidana yang banyak,Dan terkait lingkungan apalagi,"ujar AKBP Rina Sry Nirwana
Dan terkait akan isu lingkungan, Kapolres Samosir menyampaikan bahwa ketika usai lakukan ibadah dihari Minggu di salah gereja HKBP di desa Sosor Dolok kecamatan Harian, Waktu itu salah satu ibu jemaat yang agak tua menyampaikan akan keresahan terkait akan maraknya penderesan getah pohon pinus, Dimana saat itu disampaikan juga akan kekhawatiran mereka disaat nantinya ketika musim hujan tiba.
"Mendengar akan informasi tersebut, Saya perintahkan agar Kasat Intel mengumpulkan semua akan informasi dan memerintahkan agar segera berangkat menuju lokasi hutan, Dimana dari 6 (enam) jam berada di lokasi kejadian, Anggota kita menyampaikan dilokasi bertemu dengan Para kelompok Tani hutan dan melaporkan akan kinerja terkait akan cara Menderes getah pohon pinus dan juga menyampaikan bahwa lokasi kawasan hutan berada di bawah naungan KPH XIII (Tigabelas) Dolok Sanggul.
"Saya minta pada kasat Intel untuk menghubungi pihak KPH XIII, Kepala desa dan tokoh masyarakat, agar dapat lakukan pertemuan dengan pihak Polres Samosir, Disini Maksud Saya, Janganlah nantinya Polisi di adu dengan masyarakat, Nggak suka Saya itu,Lu yang terima untung nya kita yang kena,"ujar Kapolres Samosir
Kapolres Samosir lebih lanjut sampaikan bahwa selanjutnya menjelaskan bahwa telah memerintahkan agar Kasat Intel Polres Samosir agar dapat menjadwalkan pertemuan dengan mereka, dan juga menginformasikan dengan jelas bagaimana cara kerja terkait penderesan dan aturan penderesannya,.
"Jika penderesan getah pinus itu mengelilingi batang pohon,tentunya pohon akan cepat mati dan akarnya tidak dapat lagi menahan air, dan ini sudah salah satu agenda Saya, dan buat Kasat Intel tolong ditindak lanjuti,"ucap AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan.
Kapolres Samosir juga menyampaikan harapannya kedepannya , Nantinya jika ada tindakan yang dilakukan pada pengelolaan akan penderesan getah pinus yang menyalahi tentunya yang lainya akan gentar.dan tindakan salah satu sebagai Shoc terapi.
."Saya juga nggak suka dengan hal tersebut, Mereka yang enak enakan menikmati hasil hutan, Masyarakat yang dibawah yang terkena dampaknya, dan jadi kerjaan Polisi pula itu, Ini akan menjadi agenda pertama kami,"ucap Kapolres Samosir dengan tegas.
[Redaktur Hadi Kurniawan]