“Tamu adalah raja. Jaga kebersihan, sopan santun, hormati setiap pengunjung agar mereka kembali lagi ke Samosir,”ujar Wakil Bupati
Selanjutnya Wakil Bupati juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk menjaga citra positif pariwisata dengan menghindari berbagai persoalan yang dapat merusak kepercayaan wisatawan. Membangun image positif, menyatukan pandangan, serta menghindari masalah agar wisatawan merasa aman dan nyaman.
Baca Juga:
KDMP Ambarita kedepannya di Harapkan Akan Dapat Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
Dalam aspek pengelolaan usaha, Ariston menilai Samosir tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi harus didukung dengan sumber daya manusia dan manajemen yang baik.
“Samosir tidak cukup berbasis alam saja, tetapi harus didukung SDM, pengorganisasian yang baik dan kemudahan dalam bertransaksi,”ucap Ariston Sidauruk
Ariston juga menegaskan agar para pelaku usaha tidak alergi terhadap pajak, karena sudah menjadi kewajiban dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Baca Juga:
Melani Butar Butar : Kami Punya Harapan Agar Pemerintah Pusat Benahi Pelabuhan Ferry di Penyeberangan Ambarita
“Kita semua harus bergandengan tangan. Pajak yang dibayarkan akan kembali untuk pembangunan Samosir dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Wakil Bupati Samosir
Sementara itu, mewakili Kantor Pusat Bank Sumut, Joy Boy Halomoan Sibuea, menyampaikan dukungan terhadap digitalisasi sistem pembayaran di sektor pariwisata.
“Kami mengajak pelaku usaha menggunakan sistem pembayaran digital. Potensi pariwisata Samosir sangat besar dan menjadi kekuatan ekonomi daerah,”ucap Joy Boy Halomoan Sibuea,