SAMOSIR.WAHANANEWS.CO - Ambarita, Kawasan danau Toba salah satu dari 5 (lima) Destinasi Super Prioritas (DSP) di Indonesia yang telah ditetapkan pemerintah untuk dikembangkan secara intensif Adapun ke-5 DSP tersebut, Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara), Dimana ke-5 Destinasi akan menawarkan keindahan alam dan potensi budaya guna menarik wisatawan mancanegara dan domestik Demi meningkatkan akan perekonomian masyarakat. Kamis,(01/01/2026)
Guna mendukung kemajuan Pariwisata kawasan danau toba, Khususnya kabupaten Samosir tentunya diperlukan kerjasama Pemerintah dan Pihak Swasta. Kabupaten Samosir yang terus lakukan pengembangan Pariwisatanya baik itu secara Promosi maupun Pembangunan lokasi tujuan wisata baru dan pembangunan infrastruktur.
Baca Juga:
Bupati Samosir Lakukan Kunjungan ke Pembangunan Lanjutan Jembatan Sitapigagan di Bona. Dolok
Kapal Ferry salah satu transportasi danau guna dapat berkunjung ke kabupaten Samosir, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi telah melakukan pelayanan pada Wisatawan dari beberapa Pelabuhan Penyeberangan yang ada di kabupaten Samosir. Pelabuhan Ajibata yang ada di kabupaten Toba dan Pelabuhan Ambarita yang ada di kabupaten Samosir salah satu pilihan Penyeberangan bagi Wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Samosir.
Seiring dengan peningkatan jumlah Wisatawan yang terus meningkat, Tentunya diperlukan Penambahan Ferry Penyeberangan guna melayani kebutuhan dan kelancaran Arus Penumpang khususnya dari Pelabuhan Ajibata - Ambarita. Guna mendukung hal tersebut Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Wira Toba salah satu perusahaan Swasta yang berada dibawah Perusahaan Wirajaya Logotama Lines, turut berperan dalam mendukung kemajuan pariwisata Kabupaten Samosir.
"Kehadiran Perusahaan kita ini guna mendukung kemajuan Pariwisata Kabupaten Samosir serta dalam meningkatkan pelayanan dari sisi tranportasi, Sehingga destinasi wisata di kabupaten samosir semakin Go Internasional dengan kehadiran Para Wisatawan domestik dan Mancanegara,"ucap Rijaya Simarmata Kepala Cabang dari Perusahaan Wirajaya Logotama Lines
Baca Juga:
Apel Gelar Pasukan Kesiapan Akhir Operasi Lilin Toba 2025 di Ikuti 209 Personel Polres Samosir
Lebih lanjut Rijaya Simarmata yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba menyampaikan bahwa selain mendukung mobilisasi dan demobilisasi kendaraan yang akan berwisata juga menjelaskan akan jumlah kendaraan dan spesifikasi dari KMP Wira Toba,
"Untuk jumlah kapasitas angkut KMP Wira Toba, 40 kendaraan campuran, Untuk ukuran kapal Panjang lbp 43,Panjang loa 52, Lebar 12, Dalam 3,2, Draft 2.2, Kecepatan 11 knot, Fasilitas, ruang Ekonomi,Vip dengan Operator dari Pt wirajaya logitama lines,"ujar Rijaya Simarmata.
[Redaktur Hadi Kurniawan]