SAMOSIR WAHANANEWS.CO, Parbaba, Hari Pers Nasional ( HPN) yang dirayakan secara Nasional juga dirayakan para insan pers yang ada di kabupaten Samosir. Kegiatan yang dilaksanakan secara sederhana berjalan sukses.Dikegiatan Perayaan HPN yang ke-80 Tahun membawakan tema " Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat" dilaksanakan di lokasi Kezia beach desa Siopat Sosor kecamatan Simanindo. Senin (09/02/2025)
Turut menghadiri HPN tingkat kabupaten Samosir Bupati Samosir Vandiko Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Sidauruk, Ketua DPRD Nasip Simbolon, Kapolres Samosir yang diwakili Kasi Humas AKP R.Simarmata, Para Asisten Pemerintahan, Staf ahli Bupati Samosir, Para Pimpinan OPD, Ketua Bawaslu,Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dari Grib Harisma Simbolon, dan dari MPC Pemuda Pancasila yang diwakili Eben ezer Simbolon Serta sanggar tari dari SMK Pariwisata Tuk Tuk.
Baca Juga:
Potong 15 Persen Dana Bantuan, Kejaksaan Bongkar Modus Korupsi Kadis Sosial Samosir
Efendy Naibaho ketua Panitia HPN ke-80 Tingkat kabupaten Samosir
Efendy Naibaho ketua Panitia pelaksanaan HPN Ke-80 tingkat kabupaten samosir dalam sambutanya menyampaikan bahwa awal peringatan Hari Pers bersamaan berdirinya Organisisai Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) 9 Februari 1946 di Surakarta, Jawa Tengah.
"Berjalan nya waktu yang lama dan perjuangan yang kuat, Berkat adanya usulan dari Dewan Pers waktu itu pada Pemerintah,tahun 1985, Presiden RI, Soeharto secara sah menetapkan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional,"ucap Efendy Naibaho.
Baca Juga:
Dana Banjir Berbelok Arah, Kadis Sosial Samosir Jadi Tersangka
Nasip Simbolon ketua DPRD Samosir dalam sambutanya menyampaikan bahwa Media adalah Mitra Pemerintah, Dimana Media sebagai corong pemberitaan akan kinerja pemerintahan Kabupaten Samosir.
"Sebagai media kita harapkan dalam penulisan berita secara profesional dan bukan Opini, Kami pun sebagai DPRD juga berfungsi sebagai pengawasan dalam pembangunan yang dilaksanakan pemerintahan kabupaten Samosir,"ucap Nasip Simbolon.
Bupati Samosir Vandiko Gultom dalam sambutanya menyampaikan bahwa dengan tag line di kegiatan Hari pers Nasional tingkat kabupaten Samosir bahwa "tidak ada kebebasan pers tanpa demokrasi,dan tidak ada demokrasi tanpa kebebasan pers" adalah sesuatu keprofesionalan jurnalis dalam bekerja.
"Tanpa media, Apa yang dikerjakan oleh pemerintah adalah karya tulis wartawan, yang terjun langsung dilapangan dengan apa nyatanya, Disini juga kita harapkan agar semakin memperkuat kemitraan khususnya di pemberitahaan,"ucap Bupati Samosir
Vandiko Gultom juga menyampaikan akan ada usulan dari para jurnalis, agar kiranya di kabupaten Samosir dilaksankan Uji kompetensi Wartawan ( UKW) guna meningkatkan akan keprofesionalan dalam menjalankan tugas bagi awak media
Bupati Samosir di kegiatan HPN tersebut menyampaikan mendukung akan usulan akan kegiatan UKW bagi rekan rekan wartawan yang dapat di laksanakan di 2027, atau di P-APBD 2026, Dan diminta agar dapat berkoordinasi dengan dinas Kominfo
Ariston Sidauruk Wakil Bupati Samosir dalam sambutanya juga menyampaikan bahwa pemberitaan yang dilakukan para awak media agar kiranya dapat meningkatkan kemajuan kabupaten Samosir khususnya di sektor pariwisata, Dimana Bupati Samosir menyampaikan bahwa di kabupaten Samosir tiada perusaahan industri selain dari sektor Pariwisata dan Pertanian
"Pekerjaan wartawan itu mulia, kita bisa lihat wartawan wartawan terdahulu, Dimana dengan tulisan tulisan mereka kita tau akan apa yang dikerjakan dalam pembagunan dan pemerintahan, Dan begitu juga kita, Mari bermitra dengan tulisan yang profesional,"ucap Ariston Sidauruk
R.Simarmata mewakili Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan S.I.K. MH menyampaikan dalam Sambutannya menyampaikan bahwa Polres Samosir dalam kinerjanya tidak anti kritik, dimana kritik itu salah guna dapat ber berbenah diri dan koreksi akan kinerja di kepolisian.
Eben ezer Simbolon juga menyampaikan agar kiranya dengan HPN Ke 80 yang dilaksanakan para awak media semakin profesional dalam menjalankan tugas kewartawanan dan semakin lebih baik dalam menjalani kemitraan khususnya ke Organisasi Pemuda Pancasila.
[Redaktur Hadi Kurniawan]