SAMOSIR.WAHANANEWS.CO - Polling, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu (01/04/2026) membuka resmi
rapat pembahasan pengembangan pertanian Berbasi AI, yang dilaksanakan di Auditorium TSTH2, Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan, Kegiatan tersebut Bupati Samosir Vandiko Gultom turut hadir. Jum'at (03/04/2026)
Adapun tujuan dari kegiatan dilaksankan guna pendekatan berbasis riset dan teknologi, TSTH2 menjadi pusat inovasi pertanian modern. Kehadiran TSTH2 (Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura) dapat melahirkan bibit-bibit unggul untuk meningkatkan kualitas pertanian dan holtikultura di dalam negeri.
Baca Juga:
Satu dari Tiga Tersangka Kasus Sabu 58 KG Berhasil Kabur, Polda Jambi Terbitkan DPO
Hal tersebut disampaikan Ketua DEN (Dewan Ekonomi Nasional) Luhut Binsar Pandjaitan dihadapan perwakilan kementerian, para Bupati, tokoh agama dan berbagai elemen masyarakat.
Ketua DEN juga menegaskan bahwa dalam upaya mendorong kemajuan sektor pertanian berbasis riset itu, tidak hanya fokus melahirkan bibit-bibit unggul tapi juga membangun pola pikir mencari solusi yang baik. Berpikir mencari solusi, bukan mencari masalah. Semua harus berperan dan bersepakat. Mencari solusi itu tidak boleh sendiri-sendiri tetapi keroyokan dengan tim. Kolaborasi bersama antar lembaga, tokoh agama, sangat dibutuhkan menuju Indonesia maju.
Pertemuan turut dihadiri, Wagubsu H Surya, Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, Wakil Menteri ATR/BPN, Wakil Menteri Kehutanan, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, para Bupati/Wabup, Letjend TNI (Purn) Hinsa Siburian, Asisten Ekbang setdakab Samosir Hotraja Sitanggang, Kadis Ketapang, Pertanian dan Perikanan Samosir Tumiur Gultom dan Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Pastor Sabat Nababan mewakili Uskup Agung Medan dan TNI/Polri serta tokoh agama Kabupaten Samosir.
Baca Juga:
Di Kunjungan Wakil Bupati Samosir, Ibu Almarhum Tepis Isu Anaknya Meninggal di Karenakan Himpitan Ekonomi
Direktur TSTH2, Prof Fatmawati menjelaskan bahwa TSTH2 punya visi menjadi pusat riset herbal hortikultura terdepan di Indonesia, yang menghasilkan inovasi dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu sangat diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mencapai tujuan TSTH2. Kehadiran TSTH2 ini punya potensi yang sangat besar yang bisa diberdayakan dan dimanfaatkan. TSTH2 nantinya bisa menghasilkan bibit unggul pertanian dalam upaya ketahanan pangan di Indonesia.
Dalam acara itu, Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan memberikan dukungan penuh terhadap hadirnya TSTH2 sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama para petani kemenyan di wilayah Tapanuli.
Ephorus juga mengharapkan, pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai ciptaan Tuhan demi keseimbangan kehidupan manusia.