SAMOSIR.WAHANANEWS.CO - Kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Ke- XVII APKASI yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari Minggu s/d Selasa (18-20 Januari 2026) di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau (Kepri),mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”. Rabu (21/01/2026)
Kegiatan RAKERNAS tersebut dihadiri para Bupati Seluruh Indonesia yang tergabung di Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Di kegiatan Rakernas tersebut dilakukan dialog langsung antara para bupati dengan sejumlah pejabat nasional, seperti Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kepala Badan Kepegawaian Negara, hingga Ketua Komisi II DPR RI. Di kegiatan Rakernas turut hadir Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Ketua Harian APKASI Dadang Supriatna, Sekretaris Jenderal APKASI Joune James Esau Ganda,
Baca Juga:
Fernando Sitanggang Terpilih Sebagai Ketua Cabor PABERSI Samosir
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom melalui dinas Kominfo menyampaikan bahwa kehadiran beliau dalam acara tersebut menjadi sangat penting. Dimana dalam kegiatan Rakernas membahas sejumlah isu strategis di antaranya akan penguatan kemandirian pangan, pembangunan infrastruktur dasar kabupaten, dana transfer ke daerah, optimalisasi dana desa, manajemen talenta ASN, serta penguatan hubungan pusat dan daerah melalui pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
"Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal kepentingan kabupaten serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi pembagian daerah kedepannya,'ucap Vandiko Gultom
Baca Juga:
Peningkatan Kunjungan Wisatawan Ke Kabupaten Samosir di Tahun 2025 Hasilkan PAD 14 Milyar Lebih
Kegiatan Rakernas Ke- XVII APKASI ditutup resmi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri berharap, diskusi dan dialog yang terjalin antar kepala daerah akan menciptakan output dalam menyelesaikan persoalan daerah dan bangsa.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada APKASI yang membuat acara seperti ini. Dan tadi kalau bisa nanti ada outputnya yang bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia,” ujar Mendagri.
Lebih lanjut Mendagri dalam sambutannya menjelaskan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik persoalan yang beragam. Ada persoalan yang bersifat umum, ada pula yang cenderung memiliki kekhususan. Dalam sambutanya disampaikan juga bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memiliki semangat yang besar dalam mengatasi persoalan rakyat. Dimana dapat dilihat melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dalam sambutannya Mendagri juga mengajak kepala daerah untuk memahami pemikiran Presiden Prabowo sesuai dengan yang tertuang dalam buku Paradoks Indonesia dan Solusinya. Dimana Presiden RI terus mendorong agar pemerintah daerah dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat.
“Karena kekayaan Indonesia sangat luar biasa. Cukup untuk membuat orang Indonesia menjadi kaya. Cukup untuk mengangkat derajat orang-orang miskin menjadi naik kelas. Dan itu sudah diprediksi oleh para observer, pengamat,” tambahnya.
Melalui berbagai potensi tersebut, Mendagri optimistis Indonesia akan menjadi negara maju dengan ekonomi besar di dunia. Terlebih lagi, Indonesia juga memiliki potensi besar berupa bonus demografi. Peluang ini perlu ditangkap oleh kepala daerah dengan mengoptimalkan daerah masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Mendagri juga meminta kepala daerah untuk memperkuat peran sektor swasta. Caranya melalui kemudahan perizinan sehingga para investor dapat menanamkan modalnya ke daerah.
“Kalau swastanya hidup, di daerah itu yang ditandai dengan PAD-nya yang lebih tinggi itu, daerah itu akan melompat,” tandas Mendagri.
[Redaktur Hadi Kurniawan]